Gubernur Khofifah, Menteri PPPA dan Sesdirjen Layanan Haji Lepas Jenazah Kepala Asrama Haji Surabaya Hj Fentin Istifa’iyah Menuju Peristirahatan Terakhir

Gubernur Khofifah , Menteri PPPA dan Sesdirjen Layanan Haji Lepas Jenazah Kepala Asrama Haji Surabaya Hj Fentin Istifa’iyah Menuju Peristirahatan Terakhir (foto : ist)
hariansidoarjo.com | SIDOARJO – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI Arifatul Choiri Fauzi serta Sesdirjen Layanan Haji Dr. Abdul Haris  bertakziah ke rumah duka, sekaligus melepas jenazah Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Hj. Fentin Istifa’iyah, S.Ag., M.Si., menuju tempat peristirahatan terakhir di Taman Pemakaman Umum Islam Wonocolo, Surabaya, Minggu (30/8).
Gubernur Khofifah dan Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan serta mendoakan agar almarhumah memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Atas nama pribadi, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta seluruh masyarakat Jawa Timur, Gubernur Khofifah menyampaikan belasungkawa dan penghormatan atas kepergian almarhumah yang selama ini mengemban amanah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya para jemaah haji.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Ibu Hj. Fentin Istifa’iyah. Semoga seluruh amal ibadah beliau diterima oleh Allah SWT dan segala kekhilafan beliau diampuni,” ujarnya.
Gubernur Khofifah juga mengajak masyarakat Jawa Timur untuk bersama-sama mendoakan almarhumah dengan melantunkan Surah Al-Fatihah. Menurutnya, doa menjadi salah satu bentuk penghormatan sekaligus ungkapan kasih kepada mereka yang telah berpulang.
“Kami mohon kepada seluruh masyarakat Jawa Timur berkenan melantunkan Al-Fatihah untuk almarhumah Hj. Fentin Istifaiyah binti KH. Maykur Hasyim. Semoga Allah SWT memberikan tempat terbaik bagi beliau di sisi-Nya, mengampuni segala dosa dan kekhilafan semasa hidup, serta menerima seluruh amal kebaikan beliau,” tuturnya
Sementara kepada keluarga yang ditinggalkan, Khofifah menyampaikan doa agar diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi kehilangan orang tercinta.
“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan. Kehilangan orang tercinta tentu tidak mudah, namun semoga keikhlasan dan doa dari keluarga serta seluruh masyarakat menjadi penguat bagi keluarga yang ditinggalkan,” ungkapnya.
Hj. Fentin Istifa’iyah selama ini dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi Surabaya. Dalam posisi tersebut, almarhumah menjadi bagian dari pelayanan dan fasilitasi penyelenggaraan ibadah haji, khususnya bagi jemaah asal Jawa Timur dan daerah lainnya yang mendapatkan layanan di Asrama Haji Surabaya.
Bagi Khofifah, tugas tersebut bukan sekadar pekerjaan administratif, melainkan bagian dari pelayanan kepada masyarakat dalam salah satu rangkaian penting perjalanan ibadah umat Islam. Dedikasi dan pengabdian almarhumah selama menjalankan amanah diharapkan menjadi catatan kebaikan yang terus memberikan manfaat.
Sebagaimana diketahui Almarhumah Fentin Istifaiyah selain sebagai kepala UPT Embarkasi kelas I Asrama Haji Sukolilo Surabaya juga sebagai pengurus Yayasan Haji Muslimat NU Jawa Timur. Almarhumah juga merupakan keponakan langsung Gubernur Khofifah Indar Parawansa.
“Mudah-mudahan seluruh dedikasi dan pengabdian beliau menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir serta mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT,” katanya.
“Semoga almarhumah husnul khatimah dan ditempatkan di tempat yang mulia di sisi Allah SWT. Al-Fatihah,” pungkasnya. (ist)